Berita  |  Dunia

Iran sekat aplikasi Telegram dan Instagram

Iran sekat aplikasi Telegram dan Instagram
Presiden Iran, Hassan Rouhani dalam kenyataan pertamanya sejak protes itu menegaskan, warga Iran mempunyai hak untuk mengadakan tunjuk perasaan, namun ia tidak sewajarnya menimbulkan huru-hara. - Gambar fail Reuters
TEHRAN: Iran menguatkuasa sekatan ke atas rangkaian sosial media, yang dipercayai jadi platform untuk menganjurkan protes anti-kerajaan yang sudah berlanjutan selama empat hari.

Media tempatan melaporkan larangan 'sementara' ke atas aplikasi Telegram dan Instagram itu dilaksanakan bagi mengekalkan keamanan.
Protes anti-kerajaan kali ini disifatkan yang terbesar sejak protes besar-besaran pada 2009.

Presiden Iran, Hassan Rouhani dalam kenyataan pertamanya sejak protes itu menegaskan, warga Iran mempunyai hak untuk mengadakan tunjuk perasaan, namun ia tidak sewajarnya menimbulkan huru-hara.

Protes anti-kerajaan bermula di timur laut negara itu, sebagai bantahan terhadap masalah ekonomi dan kenaikan harga.

Bagaimanapun ia bertukar menjadi protes politik di beberapa lokasi, dengan penunjuk perasaan menyatakan bantahan secara terbuka terhadap pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei serta Hassan.

Protes juga bertukar menjadi ganas, dan pihak berkuasa terpaksa menggunakan meriam air untuk menyuraikan mereka.