Tutup

Berita  | Dunia

Jokowi angkat sumpah sebagai Presiden Indonesia bagi penggal kedua

Jokowi angkat sumpah sebagai Presiden Indonesia bagi penggal kedua
Jokowi melafazkan ikrar dan sumpah sebagai Presiden Indonesia bagi penggal kedua di Jakarta, Indonesia pada Ahad.
JAKARTA: Joko Widodo atau Jokowi secara rasmi diangkat sebagai Presiden Indonesia ketujuh selepas mengangkat sumpah bagi penggal kedua (2019 - 2024) pada Ahad.

Pemimpin berusia 58 tahun itu melafazkan sumpah di bangunan Parlimen Indonesia pada  pukul 4 petang (waktu tempatan) dengan disaksikan oleh anggota Dewan Permesyuaratan Rakyat, bekas-bekas presiden serta tetamu kehormat.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajipan Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

“Memegang teguh undang-undang dasar dan menjalankan undang-undang, peraturan dengan selurusnya dan berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Jokowi ketika menyampaikan sumpah Presiden.
Turut mengangkat sumpah pada majlis itu adalah Naib Presiden, Ma’ruf Amin yang menggantikan Jusuf Kalla.

Selain Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad dan isteri, Tun Dr Siti Hasmah Mohamad Ali, antara pemimpin dunia lain yang turut menghadiri majlis angkat sumpah Jokowi ialah Sultan Brunei, Sultan Hassanal Bolkiah; Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Long; Perdana Menteri Australia, Scott Morrison dan Perdana Menteri Kemboja, Hun Sen.
Pesaing Jokowi dan Ma'aruf dalam Pilihan Raya Presiden 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno turut hadir menyaksikan pelantikan itu.

Selain itu, pelantikan Presiden dan Naib presiden itu turut dihadiri dua bekas Presiden negara itu, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.


Tag: Jokowi, Presiden Indonesia, Jakarta, Indonesia, Ma'aruf Amin



Komen Anda?

* Klik pada "Sort by" untuk kemaskini komen

PENAFIAN:
Astro AWANI tidak bertanggungjawab terhadap pendapat yang diutarakan melalui artikel ini. Ia pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri. Terima kasih.