Tutup

Berita  | Dunia

Kapal bawa wartawan Istana Presiden terbalik di Nusa Tenggara Timur

Kapal bawa wartawan Istana Presiden terbalik di Nusa Tenggara Timur
Keadaan kapal Plataran Pinisi Bali yang terbalik selepas dilambung ombak besar di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia pada Selasa. - Gambar KOMPAS
NUSA TENGGARA TIMUR: Sebuah kapal yang membawa sejumlah wartawan Istana dilaporkan terbalik akibat dilambung ombak besar di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Selasa.

Kesemua wartawan dan anak kapal Plataran Pinisi Bali itu bagaimanapun dilaporkan selamat.

Kumpulan pengamal media itu berada di Labuan Bajo bagi mengadakan liputan kunjungan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan isteri, Iriana sejak Ahad lalu.

Namun begitu, tragedi berkenaan, menurut jurucakap bahagian protokol dan sekretariat media Presiden berlaku di luar gerak kerja Jokowi.
Menurut beliau, tugasan rasmi Presiden berakhir pagi tadi dan ketua negara Indonesia itu sudah pun berlepas pulang ke Jakarta.

"Selesai acara terakhir di Labuan Bajo, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana terus menuju Lapangan Terbang Komodo untuk kembali ke Jakarta.
"Sementara para wartawan tersebut memilih untuk ke dermaga untuk menaiki kapal menuju Pulau Bidadari.

"Dalam perjalanan kembali dari Pulau Bidadari, saat berada di tengah laut, terjadi perubahan cuaca mendadak, ombak tinggi dan angin kencang sehingga kapal terbalik," kata jurucakap itu lagi.

Sementara itu, wartawan agensi berita ANTARA, Desca Natalia yang juga salah seorang mangsa berkata, kejadian kapal terbalik itu berlaku begitu pantas sekali.

"Tiba-tiba angin kencang dan ombak besar dalam sekelip mata menyebabkan kapal terbalik," katanya menceritakan pengalamannya.

Menyedari musibah berkenaan, petugas keselamatan pantai di Hotel Plataran yang melihat kejadian tersebut segera bergerak menuju lokasi dengan menaiko bot.

Kerja-kerja menyelamat kumpulan wartawan berkenaan dilakukan dan mereka dibawa ke hotel berkenaan untuk diberikan rawatan oleh sepasukan doktor dari Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.

Jurucakap berkenaan turut memaklumkan, kapal yang digunakan wartawan tersebut bukan yang digunakan oleh Presiden Jokowi selama berada di Labuan Bajo.

Sebaliknya, kapal Plataran Pinisi Bali digunakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya pada Isnin.

Ketika ini, wartawan Istana yang terdiri daripada Edho Ferdihanzah (TVRI), Krismastianto Baruno Suryokusumo (Berita Satu TV), Agus Rahmat (Vivanews.com), Lizsa Egeham (Liputan6.com), Desca Lidya Natalia (LKBN Antara), Nina Susilo (Kompas), dan Anindyka Pribadi (SCTV) sudah berada di Lapangan Terbang Komodo, Labuan Bajo untuk kembali semula ke Jakarta menaiki pesawat.


Tag: kapal terbaik, wartawan Istana Presiden, Indonesia, Nusa Tenggara Timur, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat



Komen Anda?

* Klik pada "Sort by" untuk kemaskini komen

PENAFIAN:
Astro AWANI tidak bertanggungjawab terhadap pendapat yang diutarakan melalui artikel ini. Ia pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri. Terima kasih.