KUALA LUMPUR: Umat Islam diajak agar memanfaatkan ruang yang ada untuk menekuni kupasan dan tafsir al-Quran, kata Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Beliau berkata umat Islam dituntut memperbanyakkan tilawah al-Quran pada tiap Ramadan bagi meningkatkan darjat dan pahala, namun ia tidak harus terhenti sekadar itu selain dituntut untuk bertadabbur (berusaha) memahami seruan dan gesaan Qurani yang sarat dengan mesej akhlak dan kemanusiaan sejagat.

"Bahkan memahami mesej al-Quran itu seharusnya lebih ditekankan kerana al-Quran itu hidup, berbicara dan menjadi suluhan dalam tiap kurun sejarah.

"Ibrah (pengajaran) yang terpancar dari firman Ilahi tidak dilorongkan khusus buat orang beriman, sebaliknya ia adalah petunjuk buat seluruh umat manusia (hudan linnas).

"Tiap mauduk (tajuk) perbahasan, tiap kisah dan riwayat, baik kisah pemuda al-Kahfi atau kisah Nabi Allah Yusuf AS, kesemuanya sarat dengan roh perjuangan dan iktibar yang mendalam. Menekuni tiap ayat bagai menggenggam cahaya obor yang menyoroti kejadian dan menerangi jalan ke hadapan," katanya dalam catatan di Facebook bersempena sambutan Nuzul al-Quran hari ini.


Anwar berkata penghayatan mesej hikmah al-Quran akan mendidik umat Islam menjadi insan yang bertaqwa, berakhlak mulia, adil dan sederhana dalam segenap perkara.

"Meski di akhirnya kita hanya berhasil meneguk setitis air dari lautan luas hikmah kebijaksanaan al-Quran, namun Allah SWT tidak pernah memberati hamba-Nya dan yang demikian itu cukup buat melunasi bahagian penting dari kehidupan kita sebagai manusia dalam bahtera kehidupan ini.

"Moga perdampingan kita dengan al-Quran menjadi penyuluh hidup di dunia dan pembelaan di akhirat kelak. Selamat memperingati peristiwa Nuzul al-Quran," katanya.

-- BERNAMA