Bila penat, kecewa atau serabut, AI mungkin jadi tempat pertama kita meluah. Sentiasa ada, tak menghakimi dan mudah diakses. Tapi adakah rasa lega itu benar-benar membantu, atau kita sebenarnya semakin bergantung kepada AI untuk mengurus emosi? AWANI Pagi akan mengupas mengapa AI semakin menjadi tempat meluah, risiko emotional dependency dan bagaimana menetapkan batas supaya teknologi kekal sebagai alat bantu, bukan pengganti hubungan manusia.